Biarkan kata-kata aneh terbentuk, hanya menuangkan semuanya disini karna itu didalam pikirku

Friday, November 22, 2019

Makalah Matematika Peminatan Tentang "Identitas Trigonometri"

MAKALAH
Matematika Peminatan

Identitas Trigonometri

D
I
S
U
S
U
N
OLEH:

Nama : .......................................

Kelas : ................

Guru Pembimbing : .......................................

SMA/SMK ...........................................
TAHUN AJARAN ..............


KATA PENGANTAR

Assalaamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatu

Dengan menyebut nama Allah Subhana Wa Ta’ala yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, serta inayah-Nya kepada kami. Sehingga kami dapat menyelesaikan makalah Matematika ini dengan sebuah pembahasan tentang “Identitas Trigonometri”.

Makalah ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan makalah ini. Serta ucapan terima kasih kepada guru pembimbing pelajaran Matematika, dimana atas bimbingan beliau kami dapat menyelesaikan makalah ini.

Terlepas dari semua itu, kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki makalah ini.

Akhir kata kami berharap semoga makalah ini dapat memberikan manfaat serta referensi pembelajaran maupun inspirasi terhadap pembaca.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatu

Palembang,   ...............................



Penyusun


Pengertian Identitas Trigonometri

Lengkap Dengan Rumusnya

A.    PENGERTIAN TRIGONOMETRI
Trigonometri yaitu bagian dari ilmu matematika yang mempelajari tentang hubungan antara sisi dan sudut dari suatu segitiga serta fungsi dasar yang muncul dari relasi tersebut. Trigonometri juga identik dengan fungsi trigonometri yang meliputi sinus (sin)cosinus (cos)tangen (tan)cosecan (cosec)secan (sec), dan cotangen (cotan) yang kesemuanya itu merupakan cara untuk menentukan suatu sisi sebuah segitiga dan sudut yang terbentuk dari dua buah sisi dalam sebuah segitiga. Aplikasi ilmu trigonometri digunakan dalam bidang astronomi, geografi, elektronik, ekonomi, medical, teknik, dan masih banyak lagi.
Pada umumnya, sebuah segitiga siku-siku terdiri dari 3 sisi (sisi miring, sisi samping, dan sisi depan). Begitu juga untuk segitiga bentuk lainnya, hanya saja, jenis sisi pada bentuk segitiga lainnya tidak dapat dibedakan. Jumlah sudut dalam segitiga adalah 180 derajat. Hal ini terbukti jika ketiga sudut segitiga disusun bersampingan akan membentuk sebuah garis lurus, seperti terlihat pada gambar di bawah.
Kita tahu bahwa besar sudut pada garis lurus adalah 180 derajat. Sehingga, terbukti bahwa jumlah ketiga sudut dalam sebuah segitiga adalah 180 derajat.
B.    PERSAMAAN TRIGONOMETRI SEDERHANA
Sifat-sifat persamaan trigonometri sederhana untuk sinus, cosinus, dan tangen adalah sebagai berikut :
1. Bentuk sin x = sin p
Bentuk di atas mempunyai dua macam penyelesaian, yaitu :

2. Bentuk cos x = cos p
Bentuk di atas mempunyai dua macam penyelesaian, yaitu :

3. Bentuk tan x = cos p
Bentuk di atas mempunyai penyelesaian sebagai berikut :

Contoh:
Tentukan himpunan penyelesaian dari sin 2x = ½ jika 0 ≤ x ≤ 360 !
Penyelesaian :
Persamaan (1)
·                     Jika k = 0 maka x1 = 15o
·                     Jika k = 1 maka x2 = 195o
Persamaan (2)
·                     Jika k = 0 maka x3 = 75o
·                     Jika k = 1 maka x4 = 255o
Jadi, himpunan penyelesaiannya adalah {15o, 75o, 195o, 255o}.

Contoh:
Tentukan himpunan penyelesaian dari tan (4x – π) = 1 !
Penyelesaian :
·                     Jika k = 0 maka x1 = 56,25
·                     Jika k = 1 maka x2 = 101,25
·                     Jika k = 2 maka x3 = 146,25
·                     Jika k = 3 maka x4 = 191,25
·                     Jika k = 4 maka x5 = 236,25
·                     Jika k = 5 maka x6 = 281,25
·                     Jika k = 6 maka x7 = 326,25
·                     Jika k = 7 maka x8 = 371,25 = 11,25

Jadi, himpunan penyelesaiannya adalah{ 11, 25 , 56, 25, 101, 25 , 146, 25, 191, 25, 236, 25, 281, 25, 326, 25 }.


C.    PERBANDINGAN TRIGONOMETRI

Lingkaran dengan pusat O (0, 0) dan jari-jari (r), sedangkan titik A (x, y) pada lingkaran dan sudut dibentuk oleh OA terhadap sumbu X. Pada berlaku r2 = x2 + y2 sehingga diperoleh perbandingan trigonometri, yaitu antara lain sebagai berikut ini :

D.    PENGERTIAN IDENTITAS TRIGONOMETRI

Identitas trigonometri merupakan suatu relasi atau kalimat terbuka yang di dalamnya memuat fungsi-fungsi trigonometri. Dimana bernilai benar untuk tiap penggantian variabel dengan konstan anggota domain fungsi. Kebenaran akan suatu relasi atau kalimat terbuka itu sendiri adalah identitas yang harus dibuktikan kebenarannya. Ada beberapa pilihan yang bisa digunakan sebagai pembuktikan identitas. Adapun pilihan tersebut ialah menggunakan rumus-rumus atau identitas-identitas yang sudah dibuktikan kebenarannya.
Fungsi trigonometri itu sendiri terdiri atas sin, cos, tan, cosec, sec, serta cotan. Fungsi trigonometri ini bisa digunakan untuk menentukan sisi sebuah segitiga ataupun sudut yang dibentuk dari dua buah sisi yang ada di dalam sebuah segitiga. Aplikasi ilmu trigonometri ini diterapkan dalam bidang astronomi, ekonomi, medical, teknik, geografi, elektronik, dan masih banyak lainnya.
Sebuah segitiga siku-siku secara umum terdiri dari 3 sisi, yakni sisi miring, sisi samping, dan sisi depan. Hal ini juga untuk segitiga dengan bentuk lainnya. Hanya saja, jenis sisi yang ada di bentuk segitiga lainnya tak bisa dibedakan. Diketahui juga bahwa jumlah sudut yang ada di dalam segitiga sebesar 180 derajat. Hal ini terbukti apabila ketiga sudut segitiga disusun secara bersampingan, maka akan membentuk sebuah garis lurus. Seperti yang kita semua ketahui, besar sudut yang ada pada garis lurus ialah 180 derajat. Dengan begitu, terbukti bahwa jumlah ketiga sudut yang ada di dalam sebuah segitiga sebesar 180 derajat.

E.     MEMBUKTIKAN KEBENARAN IDENTITAS
Kebenarasuatrelasatakalimaterbukmerupakaidentitaperldibuktikakebenarannya. Ada tiga pilihan pembuktian identitas, yaitu menggunakan rumus-rumus atau identitas-identitas yang telah dibuktikan kebenarannya dengan cara subsitusi trigonometri dan manipulasi aljabar dengan tujuan:
1.        Mengubah bentuk pada ruas kiri identitas menjadi bentuk seperti pada ruas kanan, atau
2.        Mengubah bentuk pada ruas kanan identitas menjadi bentuk seperti pada ruas kiri.
Satu hal yang harus diingat dalam membuktikan identitas trigonometri adalah kita harus bekerja pada masing-masing ruas secara terpisah. Kita tidak boleh menggunakan sifat-sifat aljabar yang melibatkan kedua ruas identitas seperti sifat penjumlahan kedua ruas persamaan. Karena, untuk melakukan hal tersebut, kita harus menganggap bahwa kedua ruas sudah sama, yang merupakan suatu hal yang akan kita buktikan. Intinya, kita tidak boleh memperlakukan masalah sebagai suatu persamaan.Sebagaicontohkitaambil dua identitas Pythagoras terakhir dapat diturunkan dari identitas sebelumnya, yaitu cos² θ + sin² θ = 1, dengan membagi kedua ruasnya secara berturut-turut dengan cos² θ dan sin² θ. Sebagai contoh, dengan membagi kedua ruas cos² θ + sin² θ = 1 dengan cos² θ, kita mendapatkan
Untuk menurunkan identitas Pythagoras terakhir, kita harus membagi kedua ruas cos² θ + sin² θ = 1 dengan sin² θ untuk mendapatkan 1 + cot² θ = csc² θ.

PETUNJUK UNTUK MEMBUKTIKAN IDENTITAS
  1. Biasanya akan lebih mudah jika kita memanipulasi ruas persamaan yang lebih rumit terlebih dahulu.
  2. Carilah bentuk yang dapat disubstitusi dengan bentuk trigonometri yang ada dalam identitas trigonometri, sehingga didapatkan bentuk yang lebih sederhana.
  3. Perhatikan operasi-operasi aljabar, seperti penjumlahan pecahan, sifat distributif, atau pemfaktoran, yang mungkin dapat menyederhanakan ruas yang kita manipulasi, atau minimal dapat membimbing kita kepada bentuk yang dapat disederhanakan.
  4. Jika kita tidak tahu apa yang harus dilakukan, ubahlah semua bentuk trigonometri menjadi bentuk sinus dan cosinus. Mungkin hal tersebut bisa membantu.
  5. Selalu perhatikan ruas persamaan yang tidak kita manipulasi untuk memastikan langkah-langkah yang kita lakukan menuju bentuk dalam ruas tersebut.

Selain petunjuk-petunjuk di atas, cara terbaik untuk menjadi mahir dalam membuktikan identitas trigonometri adalah dengan banyak latihan. Semakin banyak identitas trigonometri yang telah kita buktikan, maka kita akan semakin ahli dan percaya diri dalam membuktikan identitas trigonometri lainnya. Kita tidak boleh takut untuk berhenti kemudian memulai kembali jika langkah-langkah kita menemui jalan buntu. Sebagian besar identitas trigonometri dapat dibuktikan dengan menggunakan berbagai macam pembuktian. Beberapa pembuktian mungkin lebih panjang dari pembuktian yang lain.


F.     RUMUS IDENTITAS TRIGONOMETERI


Rumus identitas trigonometri memiliki pernyataan mengenai hubungan suatu fungsi dengan fungsi trigonometri yang lainnya. Misalnya saja, fungsi secan yang adalah fungsi kebalikan dari fungsi cosinus. Hal ini juga berlaku untuk fungsi kebalikan lain. Selain fungsi kebalikan, ada juga fungsi identitas trigonometri yang menyatakan mengenai hubungan antar fungsi trigonometri. Beberapa hubungan persamaan tersebut bisa dilihat dari rumus berikut.
Rumus tersebut adalah rumus turunan yang didapat dengan menghubungkan suatu fungsi trigonometri dengan fungsi trigonometri yang lainnya. Cara membuktikan kebenarannya bisa dengan cara merubah ruas kiri supaya sama dengan ruas kanan. Selain itu, bisa juga dengan sebaliknya. Sebenarnya, terdapat banyak fungsi identitas trigonometri. Adapun rumus identitas trigonometri lainnya ialah sebagai berikut.
Dalam sebuah segitiga siku-siku, sisi depan adalah sisi yang ada di depan sudut. Sisi samping ada di samping sudut. Sementara sisi miring adalah sisi yang selalu berhadapan dengan sudut sebesar 90 derajat. Oleh karena itu, letak sisi depan, sisi samping, serta sisi miring dipengaruhi oleh letak sudut.
Selain itu, anda juga akan mengenal istilah jembatan keledai. Istilah ini bisa digunakan untuk mengingat persamaan fungsi trigonometri. Jembatan keledai ini berbunyi sindemi cossami tandesa. Sindemi berarti sinus depan miring, cossami singkatan dari cosinus samping miring, sementara tandesa ialah tangen depan samping.


G.      CONTOH SOAL IDENTITAS TRIGONOMETRI BERSERTA PENYELESAIANNYA
Berikut ini beberapa contoh identitas trigonometri berserta penyelesaiannya untuk masing-masing identitas trigonometri yang diberikan:

Soal 1


Soal 2

Soal 3

Soal 4

Soal 5

Soal 6

Soal 7

Soal 8

Soal 9

Soal 10

1 comment: